4.4 Pemanfaatan Pusat Pengembangan Karir (PPK)

Smiley face
Click Here to Download

Lulusan suatu universitas tentunya dipersiapkan untuk menghadapi dunia profesional di kemudian hari. Usaha yang dilakukan UNPAR untuk mempersiapkan para lulusannya dalam hal ini tidak hanya terbatas pada pembekalan keilmuan, namun juga softskill seperti cara komunikasi, manajemen waktu, karakter serta secara spesifik hal-hal yang diperlukan di dalam dunia profesional pekerjaan para lulusan. Hal ini diwujudkan dengan adanya Pusat Pengembangan Karir (PPK) yang memberikan pelatihan dan konseling untuk memperlengkapi kemampuan mahasiswa saat lulus nantinya. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap responden alumni angkatan 2010, diketahui bahwa belum banyak responden yang memanfaatkan fasilitas pelatihan dan konseling yang diselenggarakan oleh PPK. Gambar 4.7. dan 4.8. menunjukkan persentase responden alumni yang memanfaatkan fasilitas yang diberikan PPK tersebut.

Gambar 4.7 Pemanfaatan Layanan Pelatihan PPK

Gambar 4.8 Pemanfaatan Layanan Konseling PPK

Masih kecilnya persentase penggunaan layanan PPK oleh responden alumni UNPAR angkatan 2010 ini mungkin disebabkan baru berdirinya PPK di tahun 2013, yaitu tahun-tahun terakhir studi dari alumni angkatan 2010. Namun demikian, persentase penggunaan layanan ini lebih tinggi dibandingkan persentase penggunaan layanan oleh angkatan 2010 yang diperoleh dari hasil Tracer Study tahun sebelumnya. Persentase ini diperkirakan akan terus meningkat untuk angkatan-angkatan selanjutnya seiring semakin dikenalnya PPK oleh mahasiswa dan adanya program-program wajib pengembangan diri oleh beberapa unit.