Pengumpulan data, Implementasi, dan Survei

Smiley face
Click Here to Download

 Keberhasilan tracer study dalam pengumpulan data ditentukan oleh beberapa hal seperti adanya partisipasi yang tinggi dari para lulusan (responden), kemampuan dari tenaga pelaksana survei dalam melaksanakan tugas, dan validitas dan reliabilitas instrumen yang digunakan. Untuk mewujudkan konsisi tersebut, dilakukan cara-cara sebagai berikut:

  • Mencapai Partisipasi Tinggi

Untuk mencapai partisipasi yang tinggi dari para responden dapat dilakukan dengan cara:

  1. Mengiklankan tracer study.
  2. Melakukan kontak langsung dengan para responden melalui institusi atau kontak pribadi.
  3. Memberikan penghargaan terhadap responden yang merespon 100 atau 300 pertama.
  • Pelatihan Tenaga Survei

Selain responden, keberhasilan tracer study juga sangat ditentukan oleh kemampuan tenaga survei. Tenaga survei ini dipimpin oleh seorang koordinator yang kompeten dalam penelitian sehingga dapat mempertanggungjawabkan pekerjaannya. Untuk dapat memantapkan pelaksanaan tugas berjalan lancar, diperlukan adanya suatu pelatihan. Pelatihan tenaga survei ini memiliki tujuan untuk:

  1. Memberikan pemahaman tentang tujuan survei.
  2. Memberikan pemahaman tentang isi kuesioner.
  3. Memberikan pemahaman tentang kejujuran pengisian kuesioner dan kualitas data.
  4. Memberikan motivasi untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan benar.
  • Pemeriksaan Kuesioner

Untuk menjamin validitas dan reliabilitas instrumen (kuesioner) yang digunakan dalam tracer study perlu dilakukan pemeriksaan kuesioner dengan memberikan perhatian pada:

  1. Seluruh pertanyaan harus sesuai dengan konteks dari survei.
  2. Sedapat mungkin pertanyaan harus memiliki hubungan dengan objek secara nyata.
  3. Hindari pertanyaan yang bersifat menggiring responden.
  4. Seluruh pertanyaan agar bersifat netral.
  5. Hindari penggunaan singkatan-singkatan dalam pertanyaan.