6.3 Analisis Nilai IP dan Kategori Perusahaan

Smiley face
Click Here to Download

Perusahaan umumnya melakukan penyaringan pemanggilan interview pegawai baru menggunakan syarat minimal nilai IP. Hal ini menimbulkan besar kecilnya nilai IP menjadi sentimen akan peluang lolosnya seseorang  untuk dipanggil interview dan diterima di perusahaan internasional, nasional, dan lokal. Pada umumnya banyak yang beranggapan bahwa lulusan dengan nilai IP besar akan masuk perusahaan internasional, lulusan dengan nilai IP sedang di perusahaan nasional dan lulusan dengan nilai IP kecil bekerja di perusahaan lokal.

Gambar 6.2 menunjukkan sebaran lulusan angkatan 2009 yang bekerja berdasarkan kategori perusahaan dan nilai IP. Rata-rata nilai IP lulusan yang bekerja di perusahaan internasional adalah 3,19, rata-rata nilai IP lulusan yang bekerja di perusahaan nasional adalah 3,11, sedangkan rata-rata nilai IP lulusan yang bekerja di perusahaan lokal adalah 3,06. ANOVA dilakukan untuk mengetahui apakah benar ada pengaruh kategori perusahaan terhadap nilai IP. Hasil pengujian adalah sebagai berikut:

One-way ANOVA: Nilai IP versus Kategori Perusahaan

Method

Null hypothesis         All means are equal

Alternative hypothesis  At least one mean is different

Significance level      α = 0.05

Equal variances were assumed for the analysis.

Factor Information

Factor               Levels  Values

Kategori Perusahaan       3  Internasional, Lokal, Nasional

 

Analysis of Variance

Source                DF   Adj SS  Adj MS  F-Value  P-Value

Kategori Perusahaan    2   0.4989  0.2494     1.79    0.168

Error                270  37.5465  0.1391

Total                272  38.0454

 

Berdasarkan hasil pengujian di atas dapat ditarik kesimpulan tidak terdapat pengaruh yang signifikan. Nilai IP lulusan yang bekerja di perusahaan internasional, nasional dan lokal dapat dianggap sama.

Gambar 6. 2 Perbandingan Nilai IP dengan Kategori Perusahaan

Gambar 6. 2 Perbandingan Nilai IP dengan Kategori Perusahaan

Kondisi ini setidaknya dapat mematahkan sentimen yang muncul pada pembahasan di atas. Setidaknya hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa UNPAR untuk mencoba melamar di perusahaan dengan reputasi yang lebih baik.