Tracer Study di Unpar

UNPAR sebagai perguruan tinggi menyadari diperlukannya sebuah perkembangan mutu dari waktu ke waktu. Perkembangan mutu dibutuhkan untuk menjaga keberadaan suatu perguruan tinggi di tengah meningkatnya kompetisi antar perguruan tinggi. Untuk dapat melakukan perkembangan, dibutuhkan adanya suatu umpan balik atau evaluasi terhadap perguruan tinggi itu sendiri. Evaluasi merupakan suatu elemen penting yang harus dilakukan sebagai masukan dalam rangka UNPAR melakukan perbaikan kualitas secara terus-menerus. Agar evaluasi dapat memberi manfaat yang besar terhadap perbaikan UNPAR, dibutuhkan suatu survey berupa tracer study yang diisi oleh para alumni UNPAR.

Tanpa adanya suatu tracer study, UNPAR tidak dapat mengukur keberhasilan lulusan UNPAR di dunia kerja dan kualitas pendidikan tinggi yag selama ini telah dilakukan di UNPAR. Kebutuhan terhadap data tracer study dipandang semakin meningkat demi peningkatan dan penjaminan mutu pendidikan tinggi di UNPAR.

  • Mengapa Alumni ?

Alumni merupakan suatu output dari proses kegiatan UNPAR. Suatu output dapat menentukan kualitas dan pergerakan kebijakan dari suatu proses bisnis. Saat ini UNPAR sudah menghasilkan alumni yang sudah bekerja dimana pun. Dengan pengalaman dalam menempuh dunia kerja, alumni memiliki sudut pandang masing-masing mengenai kompetensi yang telah ditempuh di UNPAR dan kompetensi yang dijalankan dalam dunia kerja. Dengan sudut pandang tersebut, alumni dapat memberikan evaluasi kompetensi saat menempuh pendidikan di UNPAR sehingga UNPAR dapat melakukan perkembangan mutu dengan baik.

  • Dasar pembuatan Tracer Study :

Terdapat beberapa hal yang menjadi alasan UNPAR membuat Tracer Study:

  1. Perbaikan mutu kompetensi UNPAR
  2. Mengetahui relevansi kurikulum UNPAR dengan dunia kerja
  3. Menjaga keberadaan UNPAR di tengah kompetisi antara perguruan tinggi
  4. Menjalin komunikasi dengan lulusan atau alumni UNPAR